- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Kedai Bebek BKB, Menyajikan Bebek Hitam Khas Bengkulu

JAKARTA - Bagi Anda pecinta hidangan bebek, ada kabar baik. Kedai Bebek BKB (Bebek Kepahiang Babase) baru saja hadir di kawasan Bendungan Hilir (Benhil) untuk memanjakan lidah masyarakat Jakarta, khususnya para penyuka sajian bebek.
Sedikit berbeda dengan bebek goreng pada umumnya, bebek BKB menghadirkan sajian bebek goreng dengan tampilan hitam dan dengan tekstur yang empuk.
“Saya suka makan bebek, tapi kebanyakan bebek di Jakarta ini terlalu kering. Untuk itu, kami memiliki ide menghadirkan bebek yang tidak terlalu kering, dagingnya terasa empuk dan lembut dengan cita rasa rempah yang meresap sampai ke dalam daging,” ujar Erik Widyan Susanto, salah satu pemilik Kedai Bebek BKB.
Salah satu koki di Kedai Bebek BKB, Warto Lebowo menjelaskan, “Tekstur yang lembut, empuk, dan juicy ini dihasilkan dari proses pembuatannya yang memakan waktu hampir 24 dan menggunakan banyak jenis bumbu dan rempah-rempah”.
Erik memaparkan, mungkin juga banyak yang bertanya tentang BKB sendiri. BKB merupakan akronim dari Bebek Kepahiang Babase.
"Bebek adalah menu utama kami, sedangkan Kepahiang adalah nama daerah di Bengkulu. Untuk proses memasak, kami menggunakan salah satu proses memasak khas Kepahiang. Untuk bumbunya pun kami mengambil contoh dari Desa Kepahiang ini. Kemudian Babase berarti mengundang dalam bahasa Bengkulu," katanya.
Rumah makan yang baru dibuka pada hari Minggu memiliki kapasitas tempat duduk yang cukup banyak yaitu sebanyak 220 tempat duduk.
Di dinding pun terdapat papan tulis yang panjang serta disediakan kapur warna-warni. Hal ini dimaksudkan sebagai ajakan bagi para pengunjung untuk membuat kreativitas dalam bentuk tulisan maupun gambar.
Selain menu bebek yang menjadi andalan, terdapat juga menu lainnya yang patut Anda coba jika mampir ke rumah makan ini, seperti soto ranjau, ayam goreng kepahiang, sayur asem hingga kangkung balacan.
Ada juga pilihan menu dessert seperti es pisang ungu, es cendol tondano, es campur kepahiang, es teler BKB, aneka jus dan masih banyak lainnya.
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, untuk paket bebek beserta nasi dan lauk lainnya, Anda hanya cukup membayar Rp 25.000. Pilihan nasinya pun ada tiga jenis, nasi uduk, nasi putih, dan nasi jepang.
- 1CENIL BIHUN NANAS
- 2Pancong Balap, Kuliner Tradisional Khas Bekasi
- 3Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- 4Ayam Betutu dan Ayam Besisit, Olahan Ayam Asli Pulau Dewata
- 5Lele Goreng Sudah Biasa, Istana Lele Sajikan Lele Bakar Organik
- 6Es Daluman Minuman Khas Bali yang Bikin Segar


